Video Surah Al Muthaffifin

Surah Al Muthaffifin,  Recitation by Mishary Rashid Al Afasy
With english translation 

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

 

Video Surah Al Fajr

Surah Al Fajr, revealed in Makkah , Recitation by Mishary Rashid Al Afasy

Surah 89 Al- Fajr, Mishary Rashid Al Afasy with english translation

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

 

Video Surah Al Balad

Video Surah Al Balad Recited by Syeikh Mishary Rashid Al 'Afasy 

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

 


Surah An Naas

 

1. Katakanlah: "Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. 

2. Raja manusia. 

3. Sembahan manusia. 

4. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, 

5. Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, 

6. Dari (golongan) jin dan manusia.

Surah AL Falaq

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ (١

1. Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh,

مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ (٢

2. dari kejahatan makhluk-Nya,

وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ (٣

3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ (٤

4. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul[*],

[*] Biasanya tukang-tukang sihir dalam melakukan sihirnya membikin buhul-buhul dari tali lalu membacakan jampi-jampi dengan menghembus-hembuskan nafasnya ke buhul tersebut.

وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ (٥

5. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki."


Surah Al Ikhlas

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ 

Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa.

اللَّهُ الصَّمَدُ (٢

2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (٣

3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,

وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (٤

4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia."


Surah Al Lahab

تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ (١

1. binasalah kedua tangan Abu Lahab dan Sesungguhnya Dia akan binasa[*].

[*] Yang dimaksud dengan kedua tangan Abu Lahab ialah Abu Lahab sendiri.

مَا أَغْنَى عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَبَ (٢

2. tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan.

سَيَصْلَى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍ (٣

3. kelak Dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.

وَامْرَأَتُهُ حَمَّالَةَ الْحَطَبِ (٤

4. dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar[##].

[##] Pembawa kayu Bakar dalam bahasa Arab adalah kiasan bagi penyebar fitnah. isteri Abu Lahab disebut pembawa kayu Bakar karena Dia selalu menyebar-nyebarkan fitnah untuk memburuk-burukkan Nabi Muhammad s.a.w. dan kaum Muslim.

فِي جِيدِهَا حَبْلٌ مِنْ مَسَدٍ (٥

5. yang di lehernya ada tali dari sabut.


Surah An Nashr

إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ (١

1. apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan,

وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا (٢

2. dan kamu Lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا (٣

3. Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.


Surah Al Kaafiruun

قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ (١

1. Katakanlah: "Hai orang-orang kafir,

لا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ (٢

2. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.

وَلا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ (٣

3. dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.

وَلا أَنَا عَابِدٌ مَا عَبَدْتُمْ (٤

4. dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,

وَلا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ (٥

5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.

لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ (٦

6. untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku."


Surah Al Kautsar

إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ (١

1. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ (٢

2. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah[*].

[*] Yang dimaksud berkorban di sini ialah menyembelih hewan Qurban dan mensyukuri nikmat Allah.

إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الأبْتَرُ (٣

3. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu Dialah yang terputus[*].

[*] Maksudnya terputus di sini ialah terputus dari rahmat Allah.


Surah Al Maa'uun

أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ (١

1. tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?

فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ (٢

2. Itulah orang yang menghardik anak yatim,

وَلا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ (٣

3. dan tidak menganjurkan memberi Makan orang miskin.

فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ (٤

4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,

الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلاتِهِمْ سَاهُونَ (٥

5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,

الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ (٦

6. orang-orang yang berbuat riya[*],

[*] Riya ialah melakukan sesuatu amal perbuatan tidak untuk mencari keridhaan Allah akan tetapi untuk mencari pujian atau kemasyhuran di masyarakat.

وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ (٧

7. dan enggan (menolong dengan) barang berguna[*].

[*] Sebagian mufassirin mengartikan: enggan membayar zakat.


Surah Quraisy

لإيلافِ قُرَيْشٍ (١

1. karena kebiasaan orang-orang Quraisy,

إِيلافِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاءِ وَالصَّيْفِ (٢

2. (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas [*].

[*] Orang Quraisy biasa Mengadakan perjalanan terutama untuk berdagang ke negeri Syam pada musim panas dan ke negeri Yaman pada musim dingin. dalam perjalanan itu mereka mendapat jaminan keamanan dari penguasa-penguasa dari negeri-negeri yang dilaluinya. ini adalah suatu nikmat yang Amat besar dari Tuhan mereka. oleh karena itu sewajarnyalah mereka menyembah Allah yang telah memberikan nikmat itu kepada mereka.

فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَذَا الْبَيْتِ (٣

3. Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka'bah).

الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِنْ جُوعٍ وَآمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍ (٤

4. yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan.


Surah Al Fiil

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ (١

1. Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah [*]?

[*] Yang dimaksud dengan tentara bergajah ialah tentara yang dipimpin oleh Abrahah Gubernur Yaman yang hendak menghancurkan Ka'bah. sebelum masuk ke kota Mekah tentara tersebut diserang burung-burung yang melemparinya dengan batu-batu kecil sehingga mereka musnah.

أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ (٢

2. Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka'bah) itu sia-sia?

وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ (٣

3. dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong,

تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ مِنْ سِجِّيلٍ (٤

4. yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar,

فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَأْكُولٍ (٥

5. lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).


Surah AL Humazah

وَيْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَةٍ (١

1. kecelakaanlah bagi Setiap pengumpat lagi pencela,

الَّذِي جَمَعَ مَالا وَعَدَّدَهُ (٢

2. yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung[*],

[*] Maksudnya mengumpulkan dan menghitung-hitung harta yang karenanya Dia menjadi kikir dan tidak mau menafkahkannya di jalan Allah.

يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ (٣

3. Dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya,

كَلا لَيُنْبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ (٤

4. sekali-kali tidak! Sesungguhnya Dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah.

وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَةُ (٥

5. dan tahukah kamu apa Huthamah itu?

نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ (٦

6. (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan,

الَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى الأفْئِدَةِ (٧

7. yang (membakar) sampai ke hati.

إِنَّهَا عَلَيْهِمْ مُؤْصَدَةٌ (٨

8. Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka,

فِي عَمَدٍ مُمَدَّدَةٍ (٩

9. (sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.

Surah Al 'Ashr

وَالْعَصْرِ (١

1. demi masa.

إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (٢

2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (٣

3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.


Surah At Takaatsur

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ (١

1. Bermegah-megahan telah melalaikan kamu[*],

[*] Maksudnya: Bermegah-megahan dalam soal banyak harta, anak, pengikut, kemuliaan, dan seumpamanya telah melalaikan kamu dari ketaatan.

حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ (٢

2. sampai kamu masuk ke dalam kubur.

كَلا سَوْفَ تَعْلَمُونَ (٣

3. janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),

ثُمَّ كَلا سَوْفَ تَعْلَمُونَ (٤

4. dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui.

كَلا لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ الْيَقِينِ (٥

5. janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin,

لَتَرَوُنَّ الْجَحِيمَ (٦

6. niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim,

ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِينِ (٧

7. dan Sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainul yaqin[*].

[*] 'ainul yaqin artinya melihat dengan mata kepala sendiri sehingga menimbulkan keyakinan yang kuat.

ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ (٨

8. kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).


Surah Al Qaari'ah

الْقَارِعَةُ (١

1. hari kiamat,

مَا الْقَارِعَةُ (٢

2. Apakah hari kiamat itu?

وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ (٣

3. tahukah kamu Apakah hari kiamat itu?

يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ (٤

4. pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran,

وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنْفُوشِ (٥

5. dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan.

فَأَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ (٦

6. dan Adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya,

فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَاضِيَةٍ (٧

7. Maka Dia berada dalam kehidupan yang memuaskan.

وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ (٨

8. dan Adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya,

فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ (٩

9. Maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.

وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ (١٠

10. tahukah kamu Apakah neraka Hawiyah itu?

نَارٌ حَامِيَةٌ (١١

11. (yaitu) api yang sangat panas.


Surah Al 'Aadiyaat

وَالْعَادِيَاتِ ضَبْحًا (١)

1. demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah,

فَالْمُورِيَاتِ قَدْحًا (٢)

2. dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya),

فَالْمُغِيرَاتِ صُبْحًا (٣)

3. dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,

فَأَثَرْنَ بِهِ نَقْعًا (٤)

4. Maka ia menerbangkan debu,

فَوَسَطْنَ بِهِ جَمْعًا (٥)

5. dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,

إِنَّ الإنْسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ (٦)

6. Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya,

وَإِنَّهُ عَلَى ذَلِكَ لَشَهِيدٌ (٧)

7. dan Sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,

وَإِنَّهُ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيدٌ (٨)

8. dan Sesungguhnya Dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta[1597].

[1597] Sebagian ahli tafsir menerangkan bahwa maksud ayat ini Ialah: manusia itu sangat kuat cintanya kepada harta sehingga ia menjadi bakhil.

أَفَلا يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِي الْقُبُورِ (٩)

9. Maka Apakah Dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur,

وَحُصِّلَ مَا فِي الصُّدُورِ (١٠)

10. dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada,

إِنَّ رَبَّهُمْ بِهِمْ يَوْمَئِذٍ لَخَبِيرٌ (١١)

11. Sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha mengetahui Keadaan mereka.


Surah Al Zalzalah

إِذَا زُلْزِلَتِ الأرْضُ زِلْزَالَهَا

1. apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat),

وَأَخْرَجَتِ الأرْضُ أَثْقَالَهَا

2. dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya,

وَقَالَ الإنْسَانُ مَا لَهَا

3. dan manusia bertanya: "Mengapa bumi (menjadi begini)?",

يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا

4. pada hari itu bumi menceritakan beritanya,

بِأَنَّ رَبَّكَ أَوْحَى لَهَا

5. karena Sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya.

يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ النَّاسُ أَشْتَاتًا لِيُرَوْا أَعْمَالَهُمْ

6. pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam Keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka[*],

[*] Maksudnya ada di antara mereka yang putih mukanya dan ada pula yang hitam dan sebagainya.

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ

7. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya Dia akan melihat (balasan)nya.

وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ
8. dan Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya Dia akan melihat (balasan)nya pula.

Surah Al Bayyinah

لَمْ يَكُنِ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ مُنْفَكِّينَ حَتَّى تَأْتِيَهُمُ الْبَيِّنَةُ (١)

1. orang-orang kafir Yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata,

رَسُولٌ مِنَ اللَّهِ يَتْلُو صُحُفًا مُطَهَّرَةً (٢)

2. (yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang disucikan (Al Quran),

فِيهَا كُتُبٌ قَيِّمَةٌ (٣)

3. di dalamnya terdapat (isi) Kitab-Kitab yang lurus[*].

[*] Yang dimaksud dengan isi Kitab-Kitab yang Lurus ialah isi Kitab-Kitab yang diturunkan kepada nabi-nabi seperti Taurat, Zabur, dan Injil yang murni.

وَمَا تَفَرَّقَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَتْهُمُ الْبَيِّنَةُ (٤)

4. dan tidaklah berpecah belah orang-orang yang didatangkan Al kitab (kepada mereka) melainkan sesudah datang kepada mereka bukti yang nyata.

وَمَا أُمِرُوا إِلا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ (٥)

5. Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus[*], dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian Itulah agama yang lurus.

[*] Lurus berarti jauh dari syirik (mempersekutukan Allah) dan jauh dari kesesatan.

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أُولَئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ (٦)

6. Sesungguhnya orang-orang yang kafir Yakni ahli kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ (٧)

7. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah Sebaik-baik makhluk.

جَزَاؤُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ذَلِكَ لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهُ (٨)

8. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah syurga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadanya. yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.